Senin, 13 Februari 2012

Menanti kehancuranmu


By: Anne April

Beberapa warna pelangi
Terlukis indah di wajah langit yang menangis
Menatap kesedihan hati
Membuat aku kini pergi
Melawan hari
Membentang luas samudra
Dan dalam lautan
yang menghidupi berjuta mahluk bumi

Tak terasa
Betapa letihnya hati
Saat merintih bersama mentari
Kemudian berubah menjadi tetes air
Yang melukai awan
Serta teriakan sang dewa
Seakan meruntuhkan langit-langit
Dan hancurkan alam semesta

Tapi
Teguran dasyat tak meluluhkan
Hati sang pemimpin-pemimpin
Yang menghancurkan bangsa
Mereka berteriak
Dilinangan air keruh
Yang tak dapat didengar siapapun

Bergembira ria
Dibalik amukan mahkluk perintis kehidupan
Yang akan membuat mereka rasakan
Sakit dalam tawa
Gembira dalam semua kata
Hancur dengan cekikan linangan air itu
Karena Rakyat kecil kini telah menguasai
Apa yang terjadi
Diantara sajak-sajak manis mereka
Yang sadarkan dimana letak harga diri

Jambi, 04 Agustus 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar